Keahlian Pemasaran SMKN 1 Sampang

Mengubah Teori Menjadi Omzet: Bagaimana Siswa Bisnis Digital SMKN 1 Sampang Mengangkat Kelas UMKM Lokal Melalui Project-Based Learning

Daftar Isi
Siswa SMK melakukan wawancara dan pendampingan strategi pemasaran digital secara langsung dengan pemilik UMKM lokal di area Sampang Madura.

Di ruang kelas kejuruan, kita sering mendengar sebuah pepatah: teori tanpa praktik ibarat pisau tumpul. Selama bertahun-tahun mengajar dan membimbing para siswa di jurusan Bisnis Digital SMKN 1 Sampang, saya menyadari betul kebenaran ungkapan tersebut. Menghafal definisi pemasaran tidak akan pernah bisa menyamai pengalaman saat keringat dingin turun ketika kampanye iklan klien tidak mencapai target.

Itulah mengapa di SMKN 1 Sampang jurusan Bisnis digital, kami menolak metode belajar yang hanya berkutat pada angan-angan. Para siswa kami biasakan untuk menghadapi kerasnya dunia industri sejak dini melalui pendekatan Project-Based Learning (PBL).

Berikut adalah bagaimana kami menerapkan PBL yang tidak hanya menajamkan skill siswa, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat sekitar.

Meninggalkan Kasus Fiktif, Merangkul Realita Lapangan

Sangat mudah memberi tugas kepada siswa untuk membuat strategi pemasaran bagi merek sepatu internasional yang fiktif. Namun, kami memilih jalan yang sedikit lebih terjal namun jauh lebih bermakna. Praktik jurusan kami sinergikan secara langsung dengan program pemberdayaan ekonomi lokal.

Siswa ditantang untuk merancang, mengeksekusi, dan mengevaluasi strategi pemasaran digital bagi berbagai UMKM yang tersebar di sekitar Madura. Kami ingin mereka menyadari bahwa ilmu yang mereka pelajari di lab komputer sekolah memiliki kekuatan untuk mengubah nasib sebuah usaha kecil.

Dari Riset Keyword ke Peningkatan Penjualan UMKM Sampang

Dalam eksekusinya, siswa benar-benar bertindak layaknya sebuah digital agency profesional. Mereka belajar bahwa pondasi dari kampanye yang sukses adalah riset keyword yang mendalam dan copywriting yang tajam—keterampilan yang selalu kami asah setiap hari agar pesan promosi bisa tepat sasaran.

Mereka turun langsung menemui pemilik usaha, mewawancarai mereka, dan membuat kampanye media sosial untuk mendongkrak penjualan produk-produk khas kebanggaan Sampang. Beberapa project nyata yang sangat membanggakan antara lain:

  • Optimalisasi Media Sosial: Merancang visual dan hook konten organik yang memikat untuk meningkatkan pesanan harian pada Sushi Mita Devi dan Dimsum Nyih Nisak.

Portofolio Riil Sebagai Tiket Emas Lulusan

Pengalaman menangani klien riil yang cerewet, target penjualan yang harus dicapai, dan algoritma media sosial yang terus berubah ini menjadi kawah candradimuka bagi mental anak-anak kami.

Hasil akhirnya adalah  Mereka membawa sebuah portofolio yang sangat kuat, berisi bukti nyata bahwa strategi pemasaran digital yang mereka rancang berhasil menaikkan omzet UMKM nyata di Madura. Inilah daya tawar tertinggi yang membuat lulusan Bisnis Digital SMKN 1 Sampang selalu dilirik oleh berbagai perusahaan bahkan sebelum mereka resmi melamar pekerjaan.

Melalui Project-Based Learning, kami tidak hanya mencetak tenaga kerja siap pakai, tetapi juga melahirkan generasi muda yang peduli dan berkontribusi langsung pada kemajuan ekonomi tanah kelahirannya.

 


Keahlian Pemasaran SMKN 1 Sampang
Keahlian Pemasaran SMKN 1 Sampang
Keahlian Pemasaran SMKN 1 Sampang